Arab Saudi

Kecam Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Uni Eropa Tegaskan Solidaritas Penuh untuk Arab Saudi

TriasPolitica.net

12 October 2026 07:12 • 39 view

Kecam Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Uni Eropa Tegaskan Solidaritas Penuh untuk Arab Saudi
Foto: No justification for Riyadh attacks, says EU ambassador. Arabnews

RIYADH — Uni Eropa (UE) mengecam keras serangan mematikan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu. Duta Besar Uni Eropa untuk Arab Saudi, Christophe Farnaud, menegaskan tidak ada pembenaran bagi serangan membabi buta terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil.


Dalam keterangannya kepada Arab News pada Minggu, Farnaud menyampaikan solidaritas penuh Uni Eropa kepada Arab Saudi menyusul serangan yang dilaporkan menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya, termasuk sejumlah korban dalam kondisi kritis. Serangan tersebut dituding oleh Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman sebagai aksi milisi Houthi.

ADVERTISEMENT


“Uni Eropa mengecam keras serangan mematikan terhadap Bandara Internasional Riyadh,” kata Farnaud.


Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia serta berharap para korban luka segera pulih.


“Tidak ada pembenaran bagi serangan membabi buta terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil,” ujarnya.


Farnaud menilai serangan tersebut sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam stabilitas kawasan dan keamanan global. Ia menegaskan bahwa Uni Eropa berdiri dalam solidaritas penuh bersama Arab Saudi dan rakyatnya.


Menurut Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA), korban meninggal dunia terdiri atas empat warga negara Saudi dan delapan warga negara asing.


Operasional Bandara Internasional King Khalid sempat dihentikan sementara untuk memungkinkan petugas menilai kerusakan dan memastikan keamanan fasilitas bandara. Pada hari yang sama, koalisi juga melaporkan sebuah proyektil jatuh di dekat Bandara Internasional King Fahd di Dammam, salah satu bandara utama di wilayah timur Arab Saudi.


Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya aksi Houthi yang didukung Iran terhadap infrastruktur sipil Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir. GACA sebelumnya melaporkan bahwa serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid pada Kamis menewaskan tiga warga Saudi.


Maskapai nasional Arab Saudi, Saudia, juga mengonfirmasi bahwa salah satu pilotnya, Kapten Hamoud Ali Al-Kalthami, termasuk di antara korban tewas dalam serangan tersebut.


Uni Eropa Perkuat Keamanan Maritim di Laut Merah


Selain mengecam serangan terhadap Arab Saudi, Farnaud menegaskan bahwa Uni Eropa tengah berupaya memperkuat kehadiran maritimnya guna menghadapi ancaman terhadap jalur pelayaran internasional.


Ia menjelaskan bahwa kecaman Uni Eropa terhadap serangan Houthi merupakan bagian dari sikap konsisten blok tersebut dalam mendukung negara-negara Teluk, termasuk ketika menghadapi serangan Iran pada awal tahun ini.


Farnaud merujuk pada pernyataan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas, serta dukungan dari sejumlah negara anggota, termasuk Prancis, Italia, dan Yunani.


Menurutnya, gangguan keamanan di sekitar Selat Hormuz dan Bab al-Mandab tidak hanya berdampak pada negara-negara Teluk, tetapi juga mengancam kepentingan ekonomi Eropa. Keterkaitan kepentingan kedua kawasan tersebut membuat respons aktif terhadap ancaman maritim menjadi semakin penting.


Sebagai langkah konkret, Uni Eropa berupaya memperkuat Operasi Aspides, misi keamanan maritim yang diluncurkan pada Februari 2024 untuk melindungi pelayaran di Laut Merah dengan mandat defensif.


“Kami saat ini sedang berupaya memperkuat Aspides. Ini merupakan contoh konkret dari apa yang sedang kami lakukan,” kata Farnaud.


Ia juga mengungkapkan bahwa perwakilan Eropa telah menghadiri pertemuan Aliansi Pertahanan Maritim Multinasional yang diprakarsai Arab Saudi. Uni Eropa kini berupaya memperoleh status pengamat dalam aliansi tersebut.


Namun, Farnaud menjelaskan bahwa penguatan misi angkatan laut Uni Eropa membutuhkan persetujuan seluruh 27 negara anggotanya. Meski operasi maritim dapat membantu meningkatkan keamanan jalur pelayaran, ia mengakui bahwa langkah tersebut tidak dengan sendirinya menyelesaikan konflik yang menjadi akar persoalan di kawasan.


Sumber : https://www.arabnews.com/saudi-arabia/no-justification-for-riyadh-attacks-says-eu-ambassador-3005765

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!