Nasional

Kenapa Nanik S Deyang Tak Terseret Kasus Korupsi MBG? Ini Alasannya

TriasPolitica.net

05 June 2026 18:53 • 1,730 view

Kenapa Nanik S Deyang Tak Terseret Kasus Korupsi MBG? Ini Alasannya
Foto: Nanik S. Deyang. Dok. BGN

Nama Nanik S. Deyang menjadi sorotan publik di tengah mencuatnya kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung. Publik mempertanyakan mengapa Nanik, yang juga pernah menjadi bagian dari jajaran pimpinan BGN, tidak ikut terseret dalam perkara tersebut.


Analis Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai terdapat sejumlah faktor yang kemungkinan menjadi alasan Nanik tidak terlibat dalam kasus yang tengah diusut aparat penegak hukum tersebut. Salah satunya adalah karena Nanik bergabung dalam struktur pimpinan BGN pada periode yang lebih belakangan dibandingkan pejabat lainnya.

ADVERTISEMENT


"Ada pertanyaan juga di masyarakat ini kenapa Naniknya enggak kena ya, kan gitu, yang tiga sudah masuk gitu ya, kalau saya sih positif thinking aja karena dia paling belakangan juga masuknya," ungkap Hensa, Jumat (5/6/2026), dikutip dari YouTube tvOne.


Sebelum ditunjuk sebagai Kepala BGN, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 17 September 2025 bersama Sony Sanjaya. Sementara itu, Lodewyk Pusung telah lebih dahulu dilantik sebagai Wakil Kepala BGN pada 22 Oktober 2024.


Menurut Hendri, faktor waktu bergabung tersebut dapat menjadi salah satu alasan mengapa Nanik tidak masuk dalam daftar pihak yang terseret kasus dugaan korupsi tata kelola MBG yang terjadi pada periode 2025 hingga 2026.


Selain itu, Hendri juga menilai Nanik selama ini dikenal menunjukkan loyalitas yang kuat terhadap Presiden Prabowo Subianto. Sikap tersebut dinilai turut berperan dalam menjaga integritas dan kepercayaan yang diberikan kepadanya.


"Dia tegak lurus ke Pak Prabowo, sehingga dia bisa menjaga marwah itu," kata Hendri.


Meski demikian, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa kinerja Nanik tetap perlu diawasi secara ketat. Pengawasan dinilai penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara transparan, akuntabel, dan terhindar dari potensi penyimpangan di masa mendatang.


Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru pada Senin (8/6/2026). Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga akan melantik jajaran Wakil Kepala BGN yang baru, yakni Mayjen TNI Trenggono dan Agustina Arumsari.


Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum pembenahan di tubuh BGN setelah lembaga tersebut diterpa kasus dugaan korupsi yang mencoreng pelaksanaan salah satu program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis.

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (1)

A
Askari Aziz 06/06/2026

Siapapun di situ MBG ini menggerogoti APBN dan membuat APBN tekor. Tentunya sudah bisa di asumsi2 rentetan2 akibatnya.