Internasional

Panas! Iran Tolak Ultimatum Trump, Balas dengan Ancaman “Neraka” yang Lebih Mengerikan

TriasPolitica.net

05 April 2026 17:11 • 1,798 view

Panas! Iran Tolak Ultimatum Trump, Balas dengan Ancaman “Neraka” yang Lebih Mengerikan
Foto: Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi dari Markas Pusat Khatam al-Anbiya. Images generated bg Gemini AI

Iran secara tegas menolak ultimatum Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital negara tersebut jika tidak menyepakati perjanjian damai dalam waktu 48 jam. Penolakan ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang telah berlangsung selama enam pekan di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan penolakan disampaikan oleh Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi dari Markas Pusat Khatam al-Anbiya. Ia menyebut ancaman Trump sebagai tindakan yang “putus asa, gugup, tidak seimbang, dan bodoh”. Dalam nada keras, ia juga memperingatkan bahwa pesan tersebut secara sederhana berarti “pintu-pintu neraka akan terbuka” bagi Amerika Serikat.

Iran juga mengeluarkan peringatan kepada Amerika Serikat dan Israel bahwa seluruh kawasan Timur Tengah dapat berubah menjadi “neraka” apabila serangan terus meningkat. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan militer dan minimnya peluang perundingan damai antara pihak-pihak yang terlibat.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Presiden Trump melalui platform Truth Social kembali menegaskan ultimatum yang pernah ia sampaikan pada 26 Maret lalu. Dalam pernyataannya, ia memberi waktu 48 jam kepada Teheran untuk mencapai kesepakatan atau menghadapi konsekuensi besar. “Waktu hampir habis — 48 jam sebelum neraka akan turun kepada mereka,” tulisnya.

Di sisi lain, situasi semakin kompleks dengan adanya laporan seorang pilot militer Amerika Serikat yang masih hidup dan diyakini berada di wilayah Iran setelah pesawat tempur yang dikemudikannya jatuh. Upaya pencarian terhadap personel tersebut masih berlangsung di tengah kondisi konflik yang semakin memanas.

Konflik yang kini memasuki pekan keenam ini juga memunculkan tekanan domestik di Amerika Serikat, dengan sejumlah jajak pendapat menunjukkan rendahnya dukungan publik terhadap perang yang sedang berlangsung. Hal ini menambah beban politik bagi pemerintahan Trump di tengah meningkatnya risiko eskalasi regional.

Hingga kini, belum terlihat tanda-tanda deeskalasi, sementara retorika keras dari kedua belah pihak terus memperbesar potensi konflik yang lebih luas di kawasan strategis tersebut.

Sumber : https://www.thehindu.com/news/international/iran-command-rejects-trumps-helpless-nervous-ultimatum/article70825734.ece

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (1)

T
Teguh S Prabowo 05/04/2026

Seperti nya tulisan diatas' itu Kisah Perang Mulut' antara Ancaman Donald Trump terhadap Iran' dan dibalas lagi oleh Iran' dengan Perang Mulut'..., Perang itu seperti Tarung Tinju' kalau Siapa bisa memukul duluan yg keras dan telak' upper cut' bikin lawan TKO. atau Terkapar KO.❗️🇺🇲 TKO. serang Rudal Balistik antar Benua ke Pangkalan² militer AS. di Timur Tengah, tetapi kalo mau Pukul lawan KO'..itu ibarat Kirim Rudal Balistik antar Benua yg punya daya jtlajah 16.000 Km. ke 10 Kota besar di USA. Kota² : Washington', New York, Texas', Boston, Las Vegas', Alabama, California', Pensilvania', Philadelphia, Miami, dll. Dan sebalik'nya..USA'..Serang' Iran'. TKO. apa Knock Out KO'..