Nasional

Prabowo Sengaja Minta Waktu Untuk Pidato Langsung di Rapat Paripurna DPR, Ini Alasannya!

TriasPolitica.net

20 May 2026 15:20 • 985 view

Prabowo Sengaja Minta Waktu Untuk Pidato Langsung di Rapat Paripurna DPR, Ini Alasannya!
Foto: Presiden RI Prabowo Subianto. Youtube Setpres

Presiden RI Prabowo Subianto sengaja meminta waktu untuk hadir dan menyampaikan langsung pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro (KEM) serta Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPR RI. Langkah itu dilakukan di tengah kondisi geopolitik dan geoekonomi dunia yang dinilai penuh ketidakpastian dan berdampak terhadap perekonomian nasional.


Dalam rapat paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026), Prabowo menegaskan pentingnya kepala negara hadir secara langsung untuk menjelaskan arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah di tengah situasi global yang tidak menentu.

ADVERTISEMENT


Pada awal pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota MPR, DPR, serta DPD RI yang menggelar rapat paripurna bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional.


“Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan penghargaan saya setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPR/MPR dan DPD RI atas diselenggarakannya rapat paripurna ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional kita,” ujar Prabowo.


Prabowo kemudian mengungkapkan bahwa dirinya secara khusus meminta waktu untuk berdiri langsung di hadapan para anggota dewan guna menyampaikan arah kebijakan ekonomi negara sebagai pembicaraan pendahuluan penyusunan APBN 2027.


“Saya sengaja minta waktu untuk berdiri di hadapan Saudara-saudara sekalian, untuk menyampaikan langsung sendiri arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara kita, sebagai pembicaraan pendahuluan dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara APBN 2027,” katanya.


Menurut Prabowo, dunia saat ini tengah menghadapi berbagai konflik geopolitik dan ketegangan internasional yang memberi dampak luas terhadap kehidupan ekonomi global, termasuk Indonesia. Ia menyinggung situasi peperangan yang terjadi di sejumlah kawasan dunia, mulai dari Eropa hingga Timur Tengah.


“Kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik, ketegangan, dan ketidakpastian. Peperangan terjadi di banyak tempat, bahkan di Eropa dan Timur Tengah, yang walaupun jauh dari kita ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan,” ujarnya.


Karena itu, Prabowo menilai presiden perlu hadir langsung untuk memberikan penjelasan kepada publik dan parlemen mengenai kondisi perekonomian nasional serta strategi pengelolaan keuangan negara menghadapi tantangan global.


“Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden RI harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,” tuturnya.

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (1)

B
Bambang 20/05/2026

Wowo mulai mau buang badan, atas terpuruknya kondisi indonesia, nanti kalau indonesia krismon, dpr yg mau disalahkannya, dg alasan kan rapbn telah disampaikan ke dpr, lalu dpr telah setuju. Maka ga salah pemerintah. Edisi akal akalan wowo dg semua dedengkot rezim korup nya